Pekerjaan berbahaya: Bertaruh nyawa mencari ikan di Jalur Gaza - BBC News Indonesia

Pekerjaan berbahaya: Bertaruh nyawa mencari ikan di Jalur Gaza - BBC News Indonesia




Nelayan Gaza bisa kembali melaut setelah larangan mencari ikan di lepas pantai dicabut oleh Israel, menyusul gencatan senjata antara Palestina dan Israel, Mei lalu. Nelayan merupakan salah satu tulang punggung ekonomi Gaza. Terdapat sekitar 4.000 orang yang menggantungkan kehidupan mereka pada laut. Namun, tidak mudah mencari ikan di Jalur Gaza. Para nelayan kerap harus berhadapan dengan senjata para tentara Israel atau berisiko ditangkap, jika mereka melanggar batas wilayah. Di sisi lain, wilayah kaya ikan di Jalur Gaza, berada sangat dekat dengan perbatasan. "Sekitar 16-24 km dari lepas pantai adalah wilayah dengan banyak ikan, di sini, sekitar 6km dari pantai, tidak ada apa pun bagi kami para nelayan," ujar Rajab, salah seorang nelayan Gaza. Jika Rajab nekat menerobos perbatasan, peluru karet menjadi ganjarannya. Dia sudah dua kali ditembak. "Saya ditembak di mata saat mengemudi perahu, saya terjatuh ke air dan muntah darah. Darah ada di mana-mana," katanya. "Dulu saya punya penglihatan yang bagus, sekarang jarak pandang saya maksimal tiga meter." ============ Berlangganan channel ini di: https://bit.ly/2Mkg9hY Instagram: https://ift.tt/2nV3kkF Twitter: https://twitter.com/BBCIndonesia Facebook: https://ift.tt/2MWR7XX #bbcindonesia

Post a Comment

Copyright © VodLan Indonesia . Designed by OddThemes and Seotray