Covid-19 di India: Tak mampu selamatkan pasien, dokter jadi sasaran amukan - BBC News Indonesia

Covid-19 di India: Tak mampu selamatkan pasien, dokter jadi sasaran amukan - BBC News Indonesia




"Saya saat itu merasa sudah tidak bakal selamat," ujar dokter Seuj Kumar Senapati. Dia menjadi sasaran amukan keluarga pasien Covid-19 yang meninggal. Dalam rekaman video tampak sekelompok orang, sebagian besar laki-laki, menendang Senapati dan memukulinya dengan pispot. Dia lalu diseret keluar dan terus dipukuli. Bersimbah darah dan pakaiannya dilucuti, Senapati berteriak kesakitan dan ketakutan. Dokter Senapati bukan satu-satunya korban amukan keluarga yang berduka. Sejak awal pandemi di India tahun lalu, beberapa dokter jadi target penyerangan keluarga para pasien Covid-19. Mereka rata-rata mengungkapkan kemarahan yang sama: kerabat mereka yang sakit itu tidak mendapat perawatan yang layak dan terlambat ditangani. Para dokter tak pelak melancarkan protes dengan menuntut hukum yang lebih ketat, selain juga menghendaki penambahan tenaga kesehatan dan fasilitas yang lebih baik untuk membantu pekerjaan mereka yang sudah terlampau berat. Menurut kalangan dokter, masalahnya adalah tidak ada peraturan yang spesifik melindungi para tenaga kesehatan. Di sisi lain, rasio dokter dan pasien di India termasuk yang terburuk di dunia. Pada 2018, cuma ada 20 dokter per 100.000 orang, menurut perkiraan Bank Dunia. Kini pandemi Covid-19 membuat beban para dokter di India yang sangat terbatas itu kian berat. ============ Berlangganan channel ini di: https://bit.ly/2Mkg9hY Instagram: https://ift.tt/2nV3kkF Twitter: https://twitter.com/BBCIndonesia Facebook: https://ift.tt/2MWR7XX #bbcindonesia

Post a Comment

Copyright © VodLan Indonesia . Designed by OddThemes and Seotray