Saya hampir bergabung dengan ISIS: Kisah WNI yang membatalkan niat ke Suriah - BBC News Indonesia

Saya hampir bergabung dengan ISIS: Kisah WNI yang membatalkan niat ke Suriah - BBC News Indonesia




"Kamu bukan laki-laki kalau tidak bergabung dengan kami,” kata Teuku Akbar Maulana, mengingat slogan yang mendorongnya untuk ingin ikut bergabung dengan kelompok radikalis dan berangkat ke Suriah pada 2014 lalu. Akbar adalah seorang WNI yang menerima beasiswa SMA di Turki pada September 2013. Ketika di sana, ia terpapar ideologi radikalisme melalui seorang teman di media sosial. Akbar bahkan sudah bersiap-siap ke Suriah untuk ikut berperang. Kala itu, sebagai seorang remaja yang sedang mencari jati dirinya, ia mengaku terpengaruhi untuk bergabung dengan kelompok radikalisme akibat iming-iming hidup ‘VIP’ di ‘tanah lelaki’. Namun, sebelum ia berangkat, Akbar secara tidak sengaja bertemu pakar terorisme Noor Huda Ismail. Setelah itu, semuanya berubah. Akbar membatalkan niatnya untuk pergi ke Suriah. Kini, ia aktif menjadi pembicara dalam pencegahan paham radikalisme di kalangan anak muda bersama dengan Noor Huda Ismail. Menurut Noor Huda, sejak dahulu hingga sekarang, kelompok teroris itu menyasar kalangan muda. Terlebih saat ini pola perekrutan sudah bergeser, yakni melalui media sosial. "Pemantik utamanya bukan tentang agama, melainkan secara emosinal, mencari signifikansi," kata Noor Huda. Hal senada juga diutarakan Deputi VII Badan Intelejen Negara, Wawan Hari Purwanto tahun ini. "Media sosial disinyalir telah menjadi inkubator radikalisme, khususnya bagi generasi muda. Rentang kendali biasanya 17-24 tahun," kata Wawan. Dalam rentetan kasus terorisme pada 2021, kebanyakan pelaku aksi teror merupakan kalangan muda, termasuk kasus penyerangan Mabes Polri dengan pelaku tunggal, ZA yang terpapar paham radikalisme lewat media sosial. ============ Berlangganan channel ini di: https://bit.ly/2Mkg9hY Instagram: https://ift.tt/2nV3kkF Twitter: https://twitter.com/BBCIndonesia Facebook: https://ift.tt/2MWR7XX #bbcindonesia

Post a Comment

Copyright © VodLan Indonesia . Designed by OddThemes and Seotray