Bagaimana Jika Semua Spesies Hiu Tiba-tiba Hilang

Bagaimana Jika Semua Spesies Hiu Tiba-tiba Hilang




Kepala martil punya penglihatan tiga ratus enam puluh derajat luar biasa yang disebut teropong. Mata makhluk ini miring ke depan, dan bidang penglihatannya tumpang tindih. "Wobbegong" punya arti "janggut lebat" dalam bahasa Aborigin Australia. Hanya dengan sekali melihat penghuni bawah laut ini, kita pasti langsung paham kenapa dia juga disebut hiu karpet. Viper dogfish tahu cara membuat cahayanya sendiri di perairan laut dalam yang gelap gulita. Hewan ini memiliki gigi seperti jarum dan rahang yang bisa diperpanjang - fitur ini memungkinkannya memakan mangsa yang setengah ukurannya. Pada pandangan pertama, semua makhluk ini sama sekali tidak memiliki kesamaan. Namun nyatanya, semua yang tadi kusebut adalah hiu! Ada lebih dari 500 spesies hiu di dunia, dan banyak di antaranya tidak terlihat berkerabat. Sebagai predator paling menakutkan di lautan, hiu telah mengarungi lautan lebih dari 400 juta tahun. Mereka telah beradaptasi dengan segala jenis kondisi berat. Kebanyakan orang mungkin akan merasa lebih nyaman jika tidak ada hiu yang bersembunyi di kedalaman laut. Jadi, apa yang akan terjadi jika tidak ada hiu? Akan seperti apa kondisi lautan Bumi jika semua hiu menghilang? (Sedikit bocoran: lenyapnya hiu akan berubah menjadi bencana bagi Bumi.) #sisiterang URUTAN WAKTU: Hiu tidak sejahat yang kita bayangkan 1:40 Apa makanan hiu? 2:04 Apa yang terjadi di Carolina Utara 4:32 Fakta luar biasa tentang hiu 5:15 Berlangganan Sisi Terang https://www.youtube.com/channel/UCSg-Y9uI1E-my-I4WKKioEQ Musik oleh Epidemic Sound https://ift.tt/1NOjjY3 Materi stok (foto, rekaman, dan lain-lain): https://ift.tt/23rGg9b https://ift.tt/1eYTOMy https://www.eastnews.ru

Post a comment

Copyright © VodLan Indonesia . Designed by OddThemes and Seotray