Penembakan masjid Christchurch: "Saya hampir memaafkan pelaku, tapi belum bisa" - BBC News Indonesia

Penembakan masjid Christchurch: "Saya hampir memaafkan pelaku, tapi belum bisa" - BBC News Indonesia




Kasus penembakan massal di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, kini memasuki sidang vonis. Dalam persidangan terungkap beberapa hal, mulai dari adanya masjid ketiga yang akan dijadikan sasaran oleh Brenton Tarrant, pelaku penembakan, juga pernyataan dari korban selamat dan keluarga korban yang tewas. Salah satunya adalah Dr Hamimah Tuyan yang terbang dari Singapura untuk mengikuti sidang itu. Suami Hammiah, Zekeriya Tuyan, meninggal hampir tujuh minggu setelah ditembak di Masjid An-nur, "Saya belum benar-benar punya waktu untuk memikirkan bagaimana perasaan saya terhadapnya atau bagaimana perasaan saya saat melihat dia secara langsung," katanya. Selain itu, Hamimmah menyebut dia masih berusaha memaafkan pelaku. "Saya sudah hampir memaafkannya atas peristiwa itu, tapi saya belum sampai ke sana," ujar Hammimah. ====== Berlangganan channel ini di: https://bit.ly/2Mkg9hY Instagram: https://ift.tt/2nV3kkF Twitter: https://twitter.com/BBCIndonesia Facebook: https://ift.tt/2MWR7XX #bbcindonesia #Christchurch #NewZealand

Post a comment

Copyright © VodLan Indonesia . Designed by OddThemes and Seotray