Perang 'dakwah' deradikalisasi dan radikalisasi: ‘Ancaman pembunuhan selalu ada’ -BBC News Indonesia

Perang 'dakwah' deradikalisasi dan radikalisasi: ‘Ancaman pembunuhan selalu ada’ -BBC News Indonesia




Ali Fauzi – adik Ali Gufron, Amrozi serta Ali Imron – mengatakan salah satu yang “meruntuhkan kesombongannya” dan beralih dari kelompok Jemaah Islamyah adalah, melihat banyaknya korban pengeboman. "Bertemu korban bom meruntuhkan ego saya," kata Ali, dalam wawancaranya dengan BBC Indonesia, di Tenggulun, Lamongan, Oktober 2019 lalu. Tetapi perubahannya untuk menyuarakan deradikalisasi mendapat banyak tantangan dari kelompok radikal, yang ia sebut masih berbahaya dan terus merekrut secara lebih cepat, dibandingkan upaya mereka sendiri. “Tidak banyak orang yang siap menjadi Ali Fauzi, karena tantangan ancaman cukup kuat. Bukan hanya ancaman verbal, ancaman pembunuhan selalu ada, Tapi jujur saya tidak takut, karena apa yang saya lakukan bagian dari perbuatan baik,” papar Ali. Bersama teman-teman mantan kombatan, Ali mendirikan Yayasan Lingkar Perdamaian, yang berkantor di desa asalnya, Tenggulun, Lamongan, Jawa Timur, dengan kegiatan dipusatkan “membina mantan napi terorisme agar tidak kembali lagi ke perbuatan destruktif.” Langkah ini dimulai di penjara-penjara, sebelum narapidana dibebaskan. Produser: Endang Nurdin dan Rebecca Hensckhe Video Jurnalis: Haryo Wirawan ============ Berlangganan channel ini di: https://bit.ly/2Mkg9hY Instagram: https://ift.tt/2nV3kkF Twitter: https://twitter.com/BBCIndonesia Facebook: https://ift.tt/2MWR7XX

Post a comment

Copyright © VodLan Indonesia . Designed by OddThemes and Seotray